Rabu, 22 April 2015

Pengertian Kulit: Apa itu kulit?

Pengertian Kulit dan Fungsi Kulit - Kulit (Integumen) adalah lapisan pelindung terluar dari tubuh kita. Kulit memiliki fungsi yang sangat vital bagi system tubuh. Setiap hari ada jutaan sel kulit yang rusak dan harus diperbaharui karena ia tak henti-hentinya menerima berbagai rangsangan mekanis dari luat. Kulit terdiri atas dua lapisan, yaitu Epidermis (lapisan luar), dan Dermis (korium) atau lapisan dalam. Lapisan luar terdiri dari beberapa lapis, yaitu: stratum korneum (lapisan zat tanduk) yang mati dan selalu mengelupas, stratum lusidum, stratum granulosun yang mengandung pigmen, dan stratum germinativum yaitu lapisan yang selalu membentuk sel-sel ke arah luar. 

Pengertian Kulit: Apa itu kulit?


Pada lapisan dermis kulit terdapat akar rambut, kelenjar pembuluh darah, dan serabut saraf. Kelenjar pada dermis meliputi:

Kelenjar minyak (glandula sebasea): 
  • Fungsi Penting Kelenjar Minyak : Berlawanan dengan apa yang dikhayalkan evolusionis, kelenjar minyak bukan tak berfungsi dan berlebih, bahkan, jaringan yang sangat penting bagi tubuh. Sebagaimana kita ketahui, kelenjar keringat ditemukan bersama dengan kelenjar minyak di kulit. Keringat melembabkan kulit. Namun, tanpa campuran apapun, keringat cepat menguap, mengakibatkan pengeringan kulit yang lebih parah. Untuk mencegahnya, zat lain dibutuhkan. Karena minyak menyebabkan air dapat dipertahankan di kulit. Dengan cara ini, kelenjar keringat dan minyak bekerja sama melembabkan kulit. Karena itu kedua kelenjar ini harus ada bersamaan agar kulit tetap halus dan elastis. Fungsi kelenjar minyak, yang mengeluarkan pelumas dan lemak lainnya, penting bagi kesehatan kulit kita. Sebagaimana kita lihat, kelenjar minyak, sebagaimana jaringan lainnya, memiliki peran tersendiri: mencegah kulit kita kering. Kelenjar minyak ditempatkan bersama kelenjar keringat untuk tujuan ini. Pada kenyataannya, kelenjar-kelenjar ini tidak berbahaya, dan bahkan memiliki kegunaan yang penting.
  • Kelenjar keringat (glandula sudorifera): Terdapat dua macam kelenjar keringat yang berbeda dalam komposisi keringat yang dihasilkan serta fungsinya: * Kelenjar keringat ekrin tersebar di seluruh permukaan tubuh tetapi lebih banyak terdapat telapak tangantelapak kaki, dan wajah. Keringat yang dihasilkan adalah air yang mengandung berbagai macam garam. Kelenjar ini berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh. * Kelenjar keringat apokrin menghasilkan keringat yang mengandung lemak. Kelenjar ini terutama terdapat pada ketiak dan sekitar alat kelamin. Aktivitas kelenjar ini menghasilkan bau karena aktivitas bakteri yang memecah komponen organik dari keringat yang dihasilkannya.
Pangkal kelenjar keringat menggulung dan berhubungan dengan kapiler darah. Kelenjar tersebut akan menyerap air dan garam-garam mineral dari darah kapiler, dan selanjutnya dikeluarkan melalui kulit sebagai keringat. Keringat yang dikeluarkan di permukaan kulit akan menyerap panas tubuh, sehingga suhu tubuh menjadi tetap. Pengeluaran keringat yang berlebihan, misalnya pada orang yang bekerja giat, ditimpa terik matahari akan menyebabkan “lapar garam”. Kurangnya kadar garam dalam darah dapat menyebabkan kekejangan dan pingsan. Kegiatan kelenjar keringat di bawah pengaruh pusat pengatur suhu di hipotalamus dapat menghasilkan enzim brandikinin.

Apa fungsi kulit bagi tubuh? Kulit memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Fungsi kulit antara lain :
  • Sebagai alat pengeluaran berupa kelenjar keringat.
  • Sebagai alat peraba.
  • Sebagai pelindung organ dibawahnya.
  • Tempat dibuatnya Vit D dengan bantuan sinar matahari.
  • Pengatur dan penyeimbang suhu tubuh.
  • Tempat menimbun lemak.
Sekian uraian tentang Pengertian Kulit : Apa itu kulit?. Terima Kasih, semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Total Tayangan Halaman

Popular Posts

Designed ByBlogger Templates